Tampilkan postingan dengan label analisis biaya usaha ternak ayam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label analisis biaya usaha ternak ayam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Desember 2012

Analisis usaha ternak ayam kampung super

Berikut ini adalah analisis usaha ternak ayam kampung super per 500 ekor
A . Modal Tetap
-Pembuatan kandang litter 40 m2 dari bambu = Rp. 3.000.000
-Kandang DOC + nampan pakan = Rp 200.000
-Tempat minum 15 x Rp. 15.000 = Rp 225.000
-Tempat pakan 20 x Rp. 15.000 = Rp. 300.000
- Lain-lain (Biaya tak terduga) = Rp. 225.000
-Jumlah = Rp. 3.950.000
B. Modal Kerja
-DOC 500 ekor x Rp. 5000 = Rp. 2.500.000
-Pakan 20 sak x Rp. 260.000 = Rp. 5.200.000
-Vitamin + vaksin = Rp. 150.000
-Sekam padi 8 sak x Rp. 15.000 = Rp. 120.000
- Listrik per 2 bulan = Rp. 80.000
-Jumlah = Rp.8.050.000
C. Jumlah Modal Yang Dibutuhkan
-Modal tetap = Rp. 3.950.000
- Modal kerja = Rp. 8.050.000
-Jumlah = Rp. 12.000.000
D. Biaya Penyusutan
Biaya penyusutan kandang dan sarana diambil 6 % dari modal tetap yaitu 6 % x Rp. 3.950.000 = Rp. 237.000
E. Hasil Produksi 2 bulan
-Dari 500 ekor ayam mengalami kematian 2% (10 ekor) maka tersisa 490 ekor dengan berat rata-rata 1 kg sehingga hasil panen adalah 490 ekor x 1 kg = 490 kg
-Harga rata-rata ayam kampung adalah Rp. 22.000 / kg
-Hasil produksi = 490 kg x Rp. 22.000 = Rp. 10.780.000
F. Biaya Produksi 2 bulan
-Biaya penyusutan = Rp. 237.000
- Modal kerja = Rp. 8.050.000
-Jumlah = Rp. 8.287.000
G. Keuntungan per 2 bulan
Keuntungan = Hasil produksi - Biaya produksi = Rp. 10.780.000 – Rp. 8.287.000 = Rp. 2.493.000
H. Bagi Hasil
- Investor (pemodal) 50%xRp. 2.493.000 = Rp. 1.246.500
- Peternak (pengelola) 50%xRp. 2.493.000 = Rp. 1.246.500
Jadi investor (pemodal) mendapatkan bagi hasil Rp. 1.246.500 per periode panen (2 bulan). Dengan asumsi satu tahun bisa 6 kali panen maka bagi hasil yang diperoleh adalah 6xRp. 1.246.500 = Rp. 7.479.000 per tahun.